Articles
Vol. 1 No. 1 (2026): EDISI I
Pemberdayaan Masyarakat Adat Desa Bela Melalui Literasi Digital: Melindungi Warisan Adat Dan Kampanye Kebudayaan Nusantara
-
Submitted
-
January 30, 2026
-
Published
-
2026-01-30
Abstract
Pemberdayaan masyarakat adat merupakan strategi penting untuk menjamin keberlanjutan warisan budaya di tengah arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberdayaan masyarakat adat Desa Bela melalui literasi digital dalam melindungi warisan adat serta mengembangkan kampanye promosi budaya Nusantara. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian lapangan dengan metode studi kasus yang mengombinasikan analisis kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian meliputi tokoh adat, aparat pemerintah desa, serta kelompok pemuda yang terlibat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Universitas Tomakaka Mamuju. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif, diagram kartesius, dan regresi linier sederhana untuk mengkaji hubungan antara pelestarian budaya dan pemanfaatan platform digital. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan anggota masyarakat adat, dengan rata-rata peningkatan skor post-test sebesar 28%, melampaui target yang telah ditetapkan. Komitmen kelembagaan juga semakin diperkuat melalui kerja sama formal antara pemerintah desa dan tokoh adat. Penelitian ini menegaskan bahwa literasi digital berperan strategis dalam pelestarian tradisi dan budaya adat. Digitalisasi budaya dalam kerangka Society 5.0 terbukti menjadi instrumen pemberdayaan yang adaptif dan berkelanjutan bagi masyarakat adat.
References
- Yuni Afita Sari, et A. Empowering Indigenous Communities Through Digital Literacy: Safeguarding Intangible Cultural Heritage and Promoting Educational Inclusion. J Ilm Manaj Inf dan Komun. 2024;19(2):2720–9857.
- Zuriatina et al. Pengaruh Pembangunan Kebudayaan Terhadap Pembangunan Manusia Di Indonesia. TEMALI J Pembang Sos [Internet]. 2020;3(1):1–17. Available from: https://doi.org/10.15575/jt.v3i1.6364
- Nunuy Nurjanah et al. Digital Transformation Of Local Language, Literature, And Culture In The Era Of Society 5.0. Int J Lang Cult [Internet]. 2025;3(1):1–12. Available from: https://doi.org/10.63762/ijolac.v3i1.25
- Abdussamad Z. Metode penelitian kualitatif. Syakir Publisher. Jakarta: Syakir Publisher; 2021. 22 p.
- Sugiyono. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Vol. 11. Bandung: Penerbit Alfabeta; 2011. 147 p.
- Femberianus Sunario Tanggur et al. Strengthening Digital Literacy as a Strategy to Prevent the Commodification of Belis Culture in Manggarai. JPI J [Internet]. 2024;14(2). Available from: https://doi.org/10.37630/jpi.v14i2.2064
- Brata, I. B., et al. Pelestarian warisan budaya dalam pembangunan pariwisata Bali yang berkelanjutan. Prosiding Seminar Nasional Webinar Nasional Peranan Perempuan/Ibu dalam Pemberdayaan Remaja di Masa Pandemi Covid. Ejournal Unmasjournal Unmas [Internet]. 2020;8(2):109–19. Available from: http://ejournal.unmas.ac.id-index.php-prosidingwebinarwanita/article/view/1241/1053
- Permatasari, P. A et al. Cultural heritage tourism: The role of information technology in sustainable development. J Manag Mark Rev. 2020;5(2):147–157.
- Setiyawan, H et al. The influence of digital and vocational information literacy on student learning outcomes. J Pendidik Vokasi. 2023;13(2).
- Chang, Y.-W., & Chen J. An empirical investigation of critical success factors in Implementing digital transformation. Technol Forecast Soc Change. 2025;17(2):124–61.
- Edy Budiman et al. Mobile Cultural Heritage Apps For The Digital Literacy Of The Dayak Tribe, Borneo, Indonesia. Conserv Sci Cult Herit. 2019;19(1):205 – 217.
Downloads
Download data is not yet available.