Beralih ke menu navigasi utama Beralih ke bagian utama Beralih ke bagian footer website

Articles

Vol 1 No 1 (2026): EDISI I

Sosialisasi dan Edukasi Pernikahan Dini untuk Remaja dan Orangtua di Desa Kayuangin, Malunda, Majene

Telah diserahkan
January 30, 2026
Diterbitkan
2026-01-30

Abstrak

Pernikahan dini merupakan fenomena sosial yang masih menjadi tantangan serius di berbagai wilayah Indonesia, termasuk pada masyarakat pedesaan. Praktik ini menimbulkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan reproduksi, pendidikan, serta kesejahteraan sosial remaja dan orangtua. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja  dan orangtua mengenai risiko dan implikasi pernikahan dini melalui sosialisasi dan edukasi di Desa Kayuangin, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene. Metode kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi, sesi tanya jawab, dan pemberian media edukasi. Evaluasi dilakukan melalui penyebaran kuesioner pasca-kegiatan untuk mengukur tingkat pemahaman peserta. Hasil menunjukkan bahwa dari 57 peserta, sebagian besar berada pada kategori pemahaman tinggi dan sedang, yang menandakan adanya peningkatan literasi mengenai dampak pernikahan dini. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi edukatif berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja  dan orangtua, sekaligus memberikan kontribusi pada upaya preventif di tingkat lokal. Ke depan, kolaborasi dengan sekolah, pemerintah desa, dan lembaga kesehatan diperlukan untuk memastikan keberlanjutan program.

Referensi

  1. Damaris, S. N., Kiranti, J. G., Pratiwi, R. S., Zain, R. M. R., Nugraha, A. R. S., Ningtyias, F. W., & Itsnanisa Adi, D. (2025). Literasi pencegahan pernikahan dini pada remaja dengan metode interaktif. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 8(3), 22854–22860.
  2. Dawous, G. G., & Utami, M. P. (2024). Counselling on the negative impact of early marriage. Jurnal Al Maesarah, 3(1), 116–122.
  3. Fitriyani, D., Saefudin, D. M., Setiawati, I., Ansyah, G. A., Putri, L. A., Fatmawati, L., & Syaefulloh, S. (2025). Sosialisasi dampak pernikahan dini bagi kesehatan dan ekonomi keluarga di MTS 2 N Pringsewu. Bagimu Negeri: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(1), 2894–2902.
  4. Hayu, R., Dewi, R. I. S., Ilona, S., & Widodo, R. M. (2025). Sosialisasi dampak pernikahan dini melalui media video terhadap peningkatan pengetahuan remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 3(4), 146–152.
  5. Munawaroh, S., Putra, F. H., Az Zakiya, A. S., Pramuni, A. W., & Albashiry, M. I. (2025). Sosialisasi kesehatan reproduksi remaja sebagai upaya pencegahan pernikahan dini. Smart Society Empowerment Journal, 4(2), 55–63.
  6. Siregar, D. S., Fadli, M., Surya, M., Muslih, M., Rahmadani, R., Nst, S. M., … & Wahyudi, A. A. (2025). Sosialisasi pencegahan pernikahan dini pada siswa-siswi SMA Negeri 1 Lembah Melintang. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal, 5(2), 404–413.
  7. Ulandari, P., & Susmita Sari, A. (2024). Effect of health education on adolescent knowledge and attitudes regarding early marriage. Omni Nursing Journal, 1(4), 25–32.
  8. UNICEF. (2023). Child marriage: Global estimates and trends. UNICEF Global Report.

##plugins.themes.immersion.displayStats.downloads##

##plugins.themes.immersion.displayStats.noStats##