Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 1 No. 2 (2026): Vol. 1 No. 2 (2026): EDISI 2

Sosialisasi ke Generasi Muda dalam Mewujudkan Pesisir Bersih di Desa Bonde Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar

Submitted
September 1, 2026
Published
2026-09-01

Abstract

Kebersihan wilayah pesisir merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, khususnya generasi muda sebagai kelompok yang memiliki peran strategis dalam membangun kepedulian lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya menjaga kebersihan pesisir serta mendorong penerapan perilaku peduli lingkungan dalam kehidupan sehari- hari. Metode yang digunakan berupa sosialisasi dan edukasi secara partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab kepada kurang dari 30 peserta. Materi yang diberikan meliputi permasalahan sampah pesisir, dampak pencemaran terhadap ekosistem laut, pengelolaan sampah, penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta peran generasi muda dalam menjaga lingkungan pesisir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pentingnya kebersihan pesisir dan pengelolaan sampah. Peserta juga menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi dan edukasi dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran generasi muda untuk berperan aktif mewujudkan pesisir yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

References

  1. Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T
  2. Ardoin, N. M., Bowers, A. W., & Gaillard, E. (2020). Environmental education outcomes for conservation: A systematic review. Biological Conservation, 241, 108224. https://doi.org/10.1016/j.biocon.2019.108224
  3. Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.
  4. Bengen, D. G. (2004). Pedoman Teknis Pengenalan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove. Pusat
  5. Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan, Institut Pertanian Bogor.
  6. Chambers, R. (1994). Participatory rural appraisal (PRA): Analysis of experience. World Development,
  7. 22(9), 1253–1268. https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90003-5
  8. Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed
  9. Methods Approaches (5th ed.). Sage Publications.
  10. Dahuri, R. (2003). Keanekaragaman Hayati Laut: Aset Pembangunan Berkelanjutan Indonesia.
  11. Gramedia Pustaka Utama.
  12. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2020). Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada
  13. Masyarakat. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
  14. Ghazilla, R. A. R., Sakundarini, N., Abdul-Rashid, S. H., Ayub, N. S., Olugu, E. U., & Musa, S. N. (2015). Drivers and barriers analysis for green manufacturing practices in Malaysian SMEs: A preliminary findings. Journal of Cleaner Production, 102, 399–409.
  15. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2015.04.108
  16. Hidayat, R. (2026). Peningkatan literasi keuangan digital untuk membangun self-control anak muda sebagai benteng terhadap godaan judi online. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Research, Education, Sains Oriented (RESO), 1(1).
  17. Jambeck, J. R., Geyer, R., Wilcox, C., Siegler, T. R., Perryman, M., Andrady, A., Narayan, R., & Law, K. L. (2015). Plastic waste inputs from land into the ocean. Science, 347(6223), 768–771. https://doi.org/10.1126/science.1260352
  18. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. (2023). Rencana Aksi Nasional Penanganan Sampah Laut. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
  19. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2023). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN): Capaian Pengelolaan Sampah Indonesia. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
  20. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Panduan Penguatan Pendidikan Karakter. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  21. Kolb, D. A. (1984). Experiential Learning: Experience as the Source of Learning and Development. Prentice Hall.
  22. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
  23. Monroe, M. C., Plate, R. R., Oxarart, A., Bowers, A., & Chaves, W. A. (2019). Identifying effective climate change education strategies: A systematic review. Environmental Education Research, 25(6), 791–812. https://doi.org/10.1080/13504622.2017.1360842
  24. OECD. (2022). Global Plastics Outlook: Economic Drivers, Environmental Impacts and Policy Options. OECD Publishing.
  25. 26
  26. RESO : Journal of Community Service Research, Education, and Science Oriented
  27. Vol 1 No 2 September 2026
  28. Pretty, J. N. (1995). Participatory learning for sustainable agriculture. World Development, 23(8), 1247– 1263. https://doi.org/10.1016/0305-750X(95)00046-F
  29. Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Sekretariat Negara Republik Indonesia.
  30. Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
  31. Sarlan S, E. B. (2026). Pemberdayaan masyarakat Pulau Salissingan melalui pelatihan produksi sambar suir ikan tuna. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Research, Education, Sains Oriented (RESO), 1(1).
  32. Sudjana, N. (2017). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Sinar Baru Algensindo.
  33. Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
  34. UNEP. (2021). From Pollution to Solution: A Global Assessment of Marine Litter and Plastic Pollution.
  35. United Nations Environment Programme.
  36. UNESCO. (2020). Education for Sustainable Development: A Roadmap. UNESCO Publishing. United Nations. (2015). Transforming Our World: The 2030 Agenda for Sustainable Development.
  37. United Nations.
  38. United Nations. (2021). Our Common Agenda. United Nations.
  39. Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard
  40. University Press.

Downloads

Download data is not yet available.